Bantu Penanganan Dampak Bencana Lumajang, Basarnas Surabaya Kirim Tim Pos SAR Jember ke Lokasi

Basarnas Surabaya/Ist
Basarnas Surabaya/Ist

Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor pada Jumat (7/7).


Setelah mendapatkan laporan dari Pusdalops BPBD Lumajang, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Muhamad Hariyadi, segera mengirimkan 1 tim rescue dari Pos SAR Jember untuk menuju ke lokasi guna membantu penanganan dampak bencana alam yang terjadi.

“Kita telah lakukan koordinasi ke posko induk, sementara ini belum ada laporan korban hilang yang memerlukan pencarian ,namun kemarin ada tiga warga tertimbun longsor dan sudah dievakuasi oleh warga setempat” jelas Koordinator Pos SAR Jember, Prahista, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (8/7).

Setelah berkoordinasi di Posko Induk, tim Pos SAR Jember kemudian melakukan pemantauan di beberapa area terdampak longsor. Salah satunya Jalur Piket Nol Lumajang–Malang yang sementara masih ditutup pascaterjadinya banjir dan tanah longsor.

Setelah itu, tim Pos SAR Jember bersama dengan BPBD Lumajang menuju ke lokasi Jembatan Biru yang putus di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo.

“Kami bersama tim BPBD dengan satu alat beratnya bergeser ke Jembatan Biru yang putus, rencananya hari ini kami akan membersihkan material di sana,” tambah Prahista.

Tim Pos SAR Jember pun terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan dampak bencana ini, antara lain dengan BPBD Lumajang, Kodim, Polres, dan Dinsos Lumajang.