Intip Gaya Velix Wanggai Semangati Pelaku Ekonomi Kreatif di Papua Pegunungan

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai  menyemangati pekau usaha ekonomi kreatif di Jayawijaya/Stefanus Tarsi_RMOL
Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai menyemangati pekau usaha ekonomi kreatif di Jayawijaya/Stefanus Tarsi_RMOL

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai memiliki cara berbeda untuk menyemangati pelaku ekonomi kreatif di Jayawijaya, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan.


Kali ini, Velix mengunjungi salah satu kedai kopi yang dikelola oleh anak muda di Papua Pegunungan. Kedai kopi berlabel Black God Coffee dikelola oleh Leminus Gombo

Lemius membuat penataan interior cafe ala perpustakaan. Ia menyatukan deretan buku yang tersusun rapi dengan meja kursi pengunjung. Dengan begitu, pengunjung yang akan membaca buku, sekaligus bisa menyesap kopi yang diraciknya.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai  menyemangati pekau usaha ekonomi kreatif di Jayawijaya/Stefanus Tarsi_RMOL

Velix menilai sosok Lemianus merupakan salah satu lokal champions atau sosok inspiratif di kalangan anak muda.

“Tidak semua orang memilih jalur seperti Leminus untuk menekuni wirausaha ekonomi kreatif,” kata Velix, sambil bersantai menikmati kopi hasil sajian Lemianus.

Velix menyebutkan Lemianus bukan hanya jadi pelaku ekonomi kreatif, namun juga pelaku pemberdayaan masyarakat kampung untuk pembinaan usaha pertanian kopi, hingga bisa membuka lapangan kerja orang lain.

“Ini adalah pilihan yang tepat bahwa social entrepreneur akan menjadi suatu pilihan style di dunia kerja ke depan. Namun juga memberikan pesan ada ekonomi hijau, komoditas lokal yang memiliki nilai tinggi,” jelasnya.

Kopi Arabika Papua Pegunungan

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai  menyemangati pekau usaha ekonomi kreatif di Jayawijaya/Stefanus Tarsi_RMOL

Velix Bilang Kopi Arabika di Wamena dan Papua Pegunungan pada umumnya memiliki citarasa berbeda dari daerah lainnya. Kopi arabika dari Papua Pegunungan berada di daerah ketinggian yang berbeda. Hal inilah yang menjadi unik.

“Pemerintah akan mengembangkan komunitas ekonomi kreatif orang asli Papua (OAP). Ke depan diharapkan lagi banyak pagi pemuda yang menekuni ekonomi kreatif,” jelasnya.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai  menyemangati pekau usaha ekonomi kreatif di Jayawijaya/Stefanus Tarsi_RMOL

Dengan adanya pelaku ekonomi kreatif, maka penyusunan RPJMD 20 tahun ke depan, pemerintah perlu memperhatikan sektor unggulan di Papua Pegunungan dan kopi salah satunya, sebab akan menjadi sebuah gaya hidup, baik di desa maupun perkotaan.

“Dalam membina UMKM ke depan dilakukan evaluasi OPD untuk melihat pelaku ekonomi kreatif agar menjadi hub atau penghubung kualitas ekonomi, baik di Papua Pegunungan maupun di luar,” jelasnya. (Stefanus Tarsi)