Jomblo, Demokrat Bisa Merapat ke Mana Saja

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani/Net
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani/Net

Setelah hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang resmi mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, kini status Partai Demokrat jomblo.


Bergabungnya PKB dan keluarnya Partai Demokrat otomatis mengubah peta politik yang ada.

Pengamat politik Hendri Satrio alias Hensat, berpendapat, dalam posisinya yang bebas, Partai Demokrat berpeluang merapat ke poros lain, termasuk ke PDI Perjuangan.

"Kalau mau semangat rekonsiliasi, ada bagusnya Partai Demokrat gabung ke PDIP," kata Hensat, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/9).

Founder Lembaga Survei Kedai Kopi itu melihat, hubungan Demokrat dan PDIP belakangan juga semakin akur, sejak pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, di kawasan Hutan Kota Plataran Senayan, Minggu lalu (18/6).

"Jadi, semangat rekonsiliasi bisa dimulai dengan kerjasama antara PDI Perjuangan dan Demokrat," tandas Hensat.