Kemensos Berikan Bantuan untuk Guru dan Warga di Samenage

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyalurkan bantuan bagi tujuh guru dan warga Semenage/Biro Humas Kemensos
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyalurkan bantuan bagi tujuh guru dan warga Semenage/Biro Humas Kemensos

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyalurkan bantuan bagi tujuh guru yang akan mengajar di  SD Inpres Samenage dan Hemer Helenga, Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan 


Bantuan ini merupakan aspirasi dari Uskup Jayapura Yanuarius Teofilus Matopai You.

Mensos Rismaharini mengatakan, bantuan ini merupakan dukungan kepada para guru yang memiliki tekad kuat  untuk mengajar di lokasi yang sangat menantang. 

"Guru-guru ini akan mengajar di atas gunung. Selama ini tidak ada yang mau mengajar di daerah tersebut  karena banyak tantangan,"kata Menteri Sosial Tri Rismaharini melalui rilis pers yang diterima, Minggu (15/10).

Penyerahan bantuan bersama Uskup Jayapura berlangsung pada Jumat (14/10). 

Menurut Rismaharini, para guru tersebut tidak mendapatkan gaji dan peralatan operasional untuk mengajar yang memadai.

Oleh karena itu Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan para guru di Samenage, baik untuk mengajar maupun kebutuhan sehari-hari.

Tidak mudah untuk menjangkau sekolah tersebut. Satu-satunya akses menuju Kabupaten Yahukimo hanya menggunakan pesawat kecil dari Jayapura atau Wamena, kemudian berjalan kaki selama beberapa hari menuju sekolah. 

Karena itu, kata dia, Kemensos memberikan bantuan berbagai peralatan rumah tangga untuk para guru seperti kasur, peralatan dapur, jaket, sleeping bag, obat-obatan, vitamin serta solar home system  (SHS) untuk penerangan.

Dia menjelaskan, Kementerian Sosial  juga membiayai transportasi untuk ke Samenage, honor  dan insentif guru selama 12 bulan.

Selain untuk para guru, menurut dia, Kemensos juga memberikan bantuan untuk masyarakat Samenage terdiri atas bantuan pendidikan dan bantuan  kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

Bantuan pendidikan berupa alat tulis, peralatan olahraga  seperti bola voli, bola kaki, bola sepak takraw, dan seragam olahraga untuk 300 anak. 

Kemensos juga memberikan bantuan berupa alat kebersihan diri seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun mandi, sabun cuci, handuk serta  makanan dan berbagai kebutuhan pokok. 

Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, Kemensos juga memberikan bantuan dalam bentuk sarana penerangan, air bersih dan peternakan. 

Bantuan yang diberikan antara lain  30 unit  solar home system (SHS) 100 watt, Penerangan Jalan Utama Tenaga Surya (PJUTS), toren air  300 L , selimut,  450 pasang pakaian, 100  ekor ayam kampung,  kelinci, 1.500  ekor bibit dan pakan lele  serta fasilitas untuk pembuatan kolam.  

Uskup Jayapura Yanuarius Teofilus Matopai You menyebut, bantuan ini berangkat atas keprihatinannya setelah melihat kondisi anak-anak di Samenage yang tidak bersekolah karena tidak ada guru. 

Saat berkunjung ke Samenage, ia melihat ada sekolah, tapi tidak ada guru yang bersedia  mengajar karena lokasinya sangat jauh dan terpencil. Akibatnya, sekolah itu lumpuh.

“Kondisi ini saya sampaikan kepada Ibu Mensos dan langsung mendapat respon positif,”ujar Uskup Yanuarius.

“Ibu Mensos bersedia membantu. Beliau berkata, siap membantu asalkan Bapak Uskup menyediakan tenaga guru,” kata Uskup Yanuarius. 

Setelah tenaga guru tersedia, bantuan dari Kemensos langsung dikucurkan. Bahkan Kemensos memberikan bantuan honor para guru untuk satu tahun bertugas.

“Setelah satu tahun, saya akan mencari cara lain,”tambah dia.