Pengusaha Asli Papua Bertemu Pj Gubernur Velix Wanggai, Ini Permintaannya

Pertemuan pengusaha asli papua bersama Pj Gubenur Papua Pegunungan, Velix Wanggai/Stefanus Tarsi_RMOL
Pertemuan pengusaha asli papua bersama Pj Gubenur Papua Pegunungan, Velix Wanggai/Stefanus Tarsi_RMOL

Sebanyak 100 orang Perwakilan pengusaha asli Papua bertemu dengan Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai. Pertemuan kali ini menjadi perjumpaan pertama sejak Velix dilantik menjadi pj gubernur pada 11 November 2023. 


Dalam pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait keberpihakan kepada pengusaha asli Papua. Apalagi Perpres 17/2019 mengatur  pengusaha asli Papua mendapatkan kekhususan yang tidak ada di provinsi lain di Indonesia, untuk bisa mendapatkan pengadaan pekerjaan langsung pada kegiatan jasa konstruksi sampai dengan bernilai Rp1 milliar.

Dalam pertemuan tersebut diketahui dari 500-an pengusaha asli Papua yang tersebar di Papua Pegunungan, baru ada 80-an perusahaan yang mendapatkan pekerjaan konstruksi. Nilai proyeknya di bawah Rp200 juta yang dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung.

Dalam pertemuan tersebut, pengusaha asli Papua juga meminta dinas kesehatan dan pendidikan atau dinas lainnya menginformasikan secara transparan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh pengusaha asli Papua. Harapannya,  pengusaha asli Papua yang belum mendapatkan paket pekerjaan.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai berterima kasih dengan pertemuan yang dilakukan. Ia berharap  pemerintah dan pelaku usaha bisa sama-sama meningkatkan kapasitas SDM dalam mengikuti lelang online, administrasi proyek, pelaporan keuangan, hingga budaya menabung untuk pembelian alat/mesin untuk bekerja. 

“Pemprov Papua Pegunungan berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada pelaku usaha asli Papua dengan LKPP. Ke depan, kami akan merancang kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha asli Papua sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,” ujarnya.

Dirinya meminta semua pihak menjaga proses pengadaan sesuai dengan prinsip efektifitas, efisien, transparan dan akuntabel, serta proses pelaksanaan yang baik dan berkualitas serta pelaporannya.  (Stefanus Tarsi)